27.9 C
Bengkulu
Sabtu, 2 Maret, 2024
More

    Bupati Mukomuko Buka Sosialisasi Penguatan Kelembagaan Bencana

    - Adv Top Banner -spot_img

    Bupati Mukomuko sosialisasi penguatan kelembagaan bencana, Senin (27/11). Foto (Rangga Pramana)

    MUKOMUKO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko memberikan edukasi dan pengetahuan tentang kebencanaan melalui kegiatan sosialisasi penguatan kelembagaan bencana, di aula Desa Pondok Lunang, Kecamatan Air Dikit, Senin (27/11).

    Sosialisasi penguatan kelembagaan bencana Kabupaten Mukomuko tahun 2023 untuk mengurangi risiko apabila terjadi bencana tersebut dibuka oleh Bupati Mukomuko, H. Sapuan, SE., MM., Ak. CA., CPA.,CPI. Dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu, Jaduliwan, SE.,MM. kemudian Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mukomuko, Ruri Irwandi, ST. MT, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), dinas instansi terkait, Camat Kecamatan Air Dikit, perwakilan desa rawan bencana serta beberapa organisasi masyarakat.

    Bupati Mukomuko, H. Sapuan menyampaikan, bahwa tidak satu pun orang yang dapat memastikan kapan bencana alam akan terjadi. Namun, bencana alam bisa saja terjadi seketika dan perlu diwaspadai bersama.

    Bencana alam bukan untuk ditakuti, tetapi perlu diwaspadai,” ucap Bupati dalam sambutannya.

    Bupati juga berharap melalui kegiatan sosialisasi penguatan kelembagaan bencana, narasumber dapat memberikan materi-materi tentang penanganan bencana daerah dan hasilnya betul-betul bisa diteruskan ke tengah-tengah masyarakat. Setidaknya, dapat disosialisasikan kembali dimulai dari keluarga masing-masing. Sebab Kabupaten Mukomuko, merupakan daerah rawan bencana. Karena daerah ini berada di sepanjang garis pantai.

    Yang jelas kita selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam baik gempa maupun sunami,” tukas Bupati.

    Sementara Narasumber sekalian Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu, Jaduliwan, SE.,MM mengatakan sosialisasi dalam rangka mengedukasi masyarakat tentang kebencanaan bagian dari tugas penting. Agar masyarakat bisa paham dan selalu waspada dini. Tak kalah penting, ia juga mengajak semua pihak dapat memberikan informasi secara berimbang, akurat, sehingga tidak menambah duka dan rasa takut.

    Bagaimana Bengkulu ini kita siap dan tangguh dalam situasi bencana,” ucap Jaduliwan. (oye)

    - Adv Top Banner -spot_img
    - Iklan -spot_img
    Berita terbaru
    - Iklan -spot_img
    - Iklan -spot_img
    - Iklan -spot_img
    - Iklan -spot_img
    Related news

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini