27.9 C
Bengkulu
Sabtu, 2 Maret, 2024
More

    Jokowi akan Hibahkan Kendaraan untuk Objek Praktek Siswa SMKN 2 Benteng

    - Adv Top Banner -spot_img

    Jokowi melakukan kunjungan kerja di SMKN 2 Bengkulu Tengah, Kamis (20/07). Foto (Habibi)

    BENGKULU TENGAH – Hari kedua kunjungan kerjanya di Provinsi Bengkulu, Presiden RI Joko Widodo didampingi Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, mengawali agenda dengan mengunjungi SMK Negeri 2 Kabupaten Bengkulu Tengah, Desa Sri Katon Kecamatan Pondok Kelapa, Kamis (20/07).

    Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi mengapresiasi semangat para siswa SMKN 2 Bengkulu Tengah dalam menempuh pendidikan sekaligus mengasah kemampuan otomotif.

    Walaupun di lain pihak Presiden Jokowi masih menemukan beberapa kendala yang disampaikan pihak sekolah, di antaranya kurangnya kendaraan praktik dan kelengkapan alat perbaikan.

    Terkait kondisi tersebut, Presiden menjanjikan akan menghibahkan beberapa kendaraan yang layak pakai sebagai objek praktik siswa. Selain itu pemerintah mendukung pendidikan vokasi perakitan motor listrik agar satuan pendidikan di daerah setara dengan sekolah-sekolah lain.

    Nanti mungkin di sini bisa saja untuk membuat mobil dan sepeda motor, karena memang SMK kita arahkan agar skillnya sesuai dengan yang dibutuhkan oleh industri. Maupun nanti untuk wirausaha juga akan lebih baik,” jelas Presiden Jokowi.

    Didampingi Ibu negara Iriana Jokowi dan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah beserta istri, Presiden memastikan proses belajar mengajar dan pendidikan vokasi produk kejuruan layak sesuai standar pendidikan yang ditetapkan.

    Tadi saya juga telah janji dengan pihak sekolah, akan saya kirim kendaraan motor terbaru, mobil terbaru, dan kendaraan listrik agar para siswa bisa mempelajari kondisi mesin kendaraan sesuai dengan produk yang terbaru di lapangan,” imbuhnya.

    Ke depan harapan Presiden Jokowi agar pendidikan sekolah di daerah dapat merata dan berstandar nasional. Terlebih bagi satuan pendidikan vokasi, diharap dapat berimplikasi pada lulusan siswa berstandar industri.

    Jadi perlunya membangun koneksi yang baik antara sekolah dengan industri. Hal ini dimaksudkan agar keterampilan para siswa di sekolah sejalan dengan pemenuhan kebutuhan industri,” pungkasnya.

    - Adv Top Banner -spot_img
    - Iklan -spot_img
    Berita terbaru
    - Iklan -spot_img
    - Iklan -spot_img
    - Iklan -spot_img
    - Iklan -spot_img
    Related news

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini